Tue. Apr 16th, 2024

SMK SMSR Ubud begitulah sebutan nama sebuah sekolah yang berlokasi di jalan Sanggingan, Campuhan, Ubud. Di kalangan masyarakat dan dunia usaha atau dunia industri dikenal dengan nama SMK Ratna Warta Ubud sekolah ini mulai beroperasi sejak diterbitkannya surat keputusan kepala kantor wilayah Depdikbud provinsi Bali nomor 2/1 19/Kep/1.89 Tanggal 9 Januari 1989 tentang izin operasional pendirian sekolah SMSR merupakan singkatan dari sekolah menengah seni rupa, seiring dengan kebijakan pemerintah pada waktu itu dan sekolah menengah kejuruan tidak begitu dikenal oleh masyarakat maka tidak menggunakan nama SMK tetapi langsung SMSR Ubud. Sekolah ini dulunya mempunyai program keahlian seni rupa dan pernah menjadi salah satu sekolah favorit para seniman pada saat itu karena hasil seni khususnya lukisan masih sangat diminati baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dari orang yang mempunyai keahlian dalam bidang seni rupa. Namun hal itu tidak terus terjadi dalam perjalanannya sekitar tahun 2004-2006 peminat seni rupa terus menurun seiring terjadinya perubahan minat wisatawan mereka sudah mulai tidak begitu tertarik dengan hasil seni dan cenderung lebih menekankan pada minat hotel akomodasi dan puncaknya pada tahun 2007 sekolah ini sampai tidak mempunyai siswa sesuai persyaratan jumlah peserta didik dalam satu ruangan.

Kondisi sarana-prasarana di SMK SMSR Ubud untuk menunjang progam keahliannya sampai saat ini dapat dikatakan mendekati standar yang telah di tetapkan. Sampai saat ini SMK SMSR Ubud sudah memiliki ruangan ruangan praktik seperti Praktik Tata Boga, praktik Tata Hidangan, praktik Housekeeping, praktik Front office, praktik Komputer dan lengkap dengan LCD proyektor, Ruangan kelas yang terpantau cctv dan dilengkapi dengan AC dan LCD Proyektor, serta areal sekolah yang dimonitoring dengan kamera CCTV.