Wed. May 22nd, 2024

CANANG

 

OLEH: IDA AYU INTAN JULIAN ARINI (X AK 1)

              Di setiap daerah yang ada di Indonesia sangat kental akan unsur-unsur kebudayaan. Setiap unsur-unsur kebudayaan di setiap daerah memiliki ciri khas yang berbeda.Terutama di daerah Bali sangat kental dengan kebudayannya baik itu dari segi arsitektur,upacara adat,persembahan,dan makanannya.Di Bali kita sudah mengetahui bahwa ciri khas kebudayaan yang paling mencolok adalah persembahannya.Di Bali persembahan yang kita kenal adalah canang.

             Canang merupakan bentuk persembahan kecil yang kita haturkan sehari-hari.Biasanya canang dihaturkan disetiap pelinggih yang ada di Bali.Biasanya canang dihaturkan berbarengan dengan saiban.Ada beberapa jenis canang yang ada di Bali yaitu canang genten,canang burat wangi,lenge wangi,canang sari,dan canang meraka. Canang biasanya dibuat dengan menggunakan busung (daun kelapa yang masih muda).

Di dalam canang biasanya berisi porosan yang terbuat dari sirih, kapur, dan jambe yang melambangkan Tri Pramana yaitu sabda (perkataan), bayu (perbuatan),idep (perbuatan). Selain porosan canang juga diisi dengan beraneka ragam bunga dan memiliki lambang disetiap warnanya yaitu bunga berwarna putih  disusun di timur sebagai simbol kekuatan Dewa Iswara,bunga merah disusun di selatan sebagai simbol kekuatan Dewa Brahma,bunga berwarna kuning disusun bagian barat sebagai simbol Dewa Mahadewa, bunga berwarna biru atau ungu disusun di utara sebagai simbol Dewa Wisnu, dan kembang rampai  disusun ditengah  sebagai simbol kekuatan seluruh para Dewa.

Canang digunakan sebagai persembahan harian kepada Sang Hyang Widhi Wasa sebagai ungkapan syukur atas anugerah yang sudah dilimpahkan kepada setiap umatnya.