Sun. Jan 17th, 2021
 Desak Ketut Oktaviani Putri – X AP 3

Pawai ogoh-ogoh adalah salah satu ritual keagamaan di Bali yang dilaksanakan sehari sebelum Hari Raya Nyepi yang bertujuan untuk mengusir Bhuta Kala agar tidak mengganggu kehidupan manusia lagi, terutama esok harinya saat melaksanakan Hari Raya Nyepi. Acara mengarak ogoh-ogoh ini biasanya disebut dengan upacara pengrupukan yang dilaksanakan di sore hari dan ogoh-ogoh akan diarak mengelilingi desa. Ogoh-ogoh yaitu boneka raksasa yang merupakan simbol dari Bhuta Kala yang dibuat dengan wujud menyeramkan sebagai simbol kejahatan. Acara pawai ogoh-ogoh ini juga akan menggunakan gamelan dan disertai dengan tarian kreasi di daerah masing-masing sehingga masyarakat akan berbondong-bondong untuk menyaksikan acara ini sebelum keesokan harinya mereka harus tetap dirumah seharian untuk melakukan tapa brata saat Hari Raya Nyepi.

By admin