Thu. Apr 22nd, 2021
 Dewa Ayu Wulan Kirana – X AP 2

Andin merasa heran dengan sikap Bu Tuti yang perhatian terhadap Siti, murid baru di kelasnya. Sikap Siti yang suka menyendiri, nilai yang jelek dan bau badan yang menyengat membuat Andin semakin membenci Siti. Kebencian Andin terhadap Siti memuncak manakala Bu Tuti meminta Edi, sahabat sekaligus teman sebangku Andin, untuk duduk dengan Siti.

Edi yang baik menerima keputusan Bu Tuti dan mulai berteman dengan Siti. Dulu Andin kerap di jauhi oleh teman-teman. Namun setelah duduk sebangku dengan Edi  dan nilai Andin meningkat, teman-teman mulai menyukai Andin. Kedekatan Siti dengan Edi memicu kecemburuan Andin karena ia merasa Siti beringkah berlebihan.

Dalam ujian praktek bahasa Indonesia, siswa-siswi di haruskan untuk mempresentasikan karya tulis mereka. Edi dan Siti berencana membuat sebuah drama serta mengajak Andin untuk ikut serta, namun Andin menolak. Andin merasa menyesal mengapa ia tidak sebaik Edi yang mau menerima Siti. Tiba saatnya ujian praktek bahasa Indonesia. Andin membuat sebuah karangan. Ketika bercerita di depan kelas, tertangkap wajah Siti berdecak kagum. Edi dan Siti tidak jadi membuat drama melainkan Edi dan Siti membuat pidato tentang betapa pentingnya menghargai orang lain. Tiba saatnya giliran Siti, ia maju dengan langkah gemetar. Sambil menatap Andin, ia membaca puisi dibuatnya dengan penuh perasaan. Seisi kelas terharu melihat penampilan dan terdengar tepuk tangan yang meriah usai Siti membaca. Edi menyambut Siti dengan hangat. Tiba-tiba Andin merasa matanya panas dan kerongkongannya tersekat. Ia menghampiri Siti dan Edi serta bertekad untuk menjadi sahabat bagi Siti.

Cerpen ini mengisahkan arti persahabatan yang sebenarnya dan membawa pesan moral tentang pentingnya menjalin persahabatan tanpa membeda-bedakan.

Judul Cerpen : Sahabat

Pengarang : Titiek Limarty

Penerbit : Pustaka Ola

Karya: Agnes Yodo

By admin