Fri. Aug 6th, 2021
 Ni Kadek Cipta Dewi – Kelas XII AP 6

Coba bayangkan hidup kita tanpa sosial media, kayaknya hidup kita  akan sepi banget tanpa sosmed kita jadi nggak tau teman-teman kita yang lain lagi ngapain, nggak bisa ngomentarin foto-foto orang oh my god sepi banget jadi hidup kita. Tapi meskipun hidup kita akan sepi tanpa sosial media, aku rasa hidup kita lebih bahagia, kenapa? Karena kita lebih merasa cukup maksudnya gimana?. Nah pada kesempatan kali ini kita akan bahas tentang beberapa hal, tentang kenapa sosial media membuat kita terus-menerus merasa nggak cukup. Nggak cukup cantik, nggak cukup ganteng, nggak cukup kaya dan gimana caranya kita mengatasinya?

Aku yakin setidaknya kita punya minimal satu akun sosial media atau mungkin lebih dari satu, okelah sekarang sosial media sudah masif banget dan penting banget untuk kita, kita nyaris bisa berhubungan dengan siapa saja dan dimana pun dia berada. bahkan pada zaman sekarang sosial media sangat diperlukan dalam mendukung kehidupan kita, kegiatan yang kita lakuakan, informasi yang kita butuhkan, informasi pendidikan kita  dan karir kita. Kita sudah terbiasa dengan itu, tetapi bukan berarti sosial media ini bebas dari dampak negatif.

Salah satu contonya dampaknya kita sering banget ngebanding-bandingin diri sama orang lain atau bahasa ilmiahnya social comparison, sosial comparison adalah proses seseorang menilai hal-hal yang ada dan dimiliki dalam dirinya dengan orang atau grup lain. Kenapa ngebandingin diri dengan orang lain bisa jadi buruk?. Karena ada orang ketika membandingkan dirinya dengan orang lain mereka malah menjadi tidak pede. Dan masih banyak lagi hal-hal yang berdampak buruk dari sosial media. Menurut dari mussweisler (2006) mengenai social comparison, social comparison ini terjadi otomatis. Nah kalau orang terlalu sering membandingkan diri dengan orang lain, orang itu akan lebih rentan merasa iri, bersalah dan menjadi penuh penyesalan tapi kita bisa meminimalisasi dampaknya.

Oleh karena itu gimana caranya supaya social comparison yang kita lakukan tidak jadi berdampak se-negatif itu. Nah untuk itu  disini ada beberapa tips untuk kita, supaya kita bisa mengurangi dan meminimalisasi dampak negatif dari sosial comparison itu sendiri antara lain.

  1. Self-knowledge is a must

Artinya pengetahuan diri adalah suatu keharusan yang harus kita miliki. Salah satu penyebab kenapa membandingkan diri sendiri sama orang lain itu menjadi jelek?. Itu karena kita tidak yakin dan tidak kenal tentang diri kita sendiri. seharusnya kita tau apa yang terbaik untuk kita, kita harus kemana. Jadi seharusnya pikirin mulai sekarang seperti apa diri kita dan siapa diri kita sebenarnya.

  1. You have to know your emotion

Artinya kenalin perasaan kita, kalau mood kita lagi buruk dan kita lagi down jangan lama-lama bukak media sosial atau jangan bukak sama sekali hal ini untuk mengontrol mental dan perasaan kita. Jika kita bukak sosial media kemungkinan perasaan kita tidak siap menerima apa yang kita lihat disana dan mungkin bis membuat kita semakin terpuruk.

  1. Social media is a stage

Artinya sosial media adalah panggung, jadi kita harus sadari bahwa sosial media itu adalah sebuah panggung yang digunakan orang-orang untuk beakting menampilkan hal yang tebaik dari dirinya misalnya, mereka akan membawa pesona mereka yang paling kece aksesoris mereka yang paling mahal baju paling bagus dan lain sebagainya. They were look they best tapi apakah seluruh hidup mereka sebenarnya kayak gitu?. Jawabannya nggak, ingat selalu kalau setiap orang itu pasti ada aturan di kehidupan merka tapi apa yang mereka tampilkan di sosial media itu mungkin yang hanya bisa kita lihat 20% hidup nyata mereka. Media sosial adalah ajang kita menaruh diri kita di dunia sehingga ya wajar saja kalau kita mau kelihatan terbaik di internet

  1. Ingat bahwa setiap orang memiliki waktu mereka masing-masing

Jadi fokuslah untuk mengembangkan diri kita sendiri, karena intinya membandingkan dengan orang lain itu nggak adil untuk diri kita dan orang yang kita bandingin ke kita dibesarkan secara berbeda, hidup di lingkungan berbeda, punya bakat dan kemampuan yang berbeda juga punya kesempatan yang berbeda juga. Dan satu-satunya perbandingan yang adil yang bisa kita lakukan adalah ke diri kita sendiri, apakah diri kita lebih baik dari diri kita kemarin, tahun lalu?. Apa kita lebih rajin dari diri kita bulan lalu? Kalau iya berarti kita berprogres dan salah satu hal yang paling ngebantu kita berkembang dan berproses adalah seorang mentor adalah orang yang bisa ngasi saran tips dan bisa berdiskusi sama kita soal gimana caranya keluar dari masalah yang kita punya sekarang termasuk rasa minder dan kebanyakan ngebandingin diri sama orang lain.

Sumber : Diolah Dari Berbagai Sumber

Gambar : https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2Ftekno%2Fread%2F3530654%2F5-ciri-orang-dewasa-pakai-media-sosial-kamu-termasuk&psig=AOvVaw2XHzHz1jX0mhMgOfCKkkl9&ust=1608537172870000&source=images&cd=vfe&ved=0CAMQjB1qFwoTCIjryL2K3O0CFQAAAAAdAAAAABAv

By admin