f t g m
  • Gedung Sekolah dan Ruangan UNBK

  • Suasana Pembelajaran di Dalam Kelas

  • Kegiatan Praktikum Front Office

  • Kegiatan Praktikum F & B Service

  • Kegiatan Praktikum F & B Product

  • Kegiatan Praktikum Florist dan Fruit Carving

  • Kegiatan Praktikum Housekeeping

  • Kegiatan Graduation Kelas XII Angkatan Ke 7

Copyright © 2018 Home - Hostgator Reviews - Tim IT SMK Ratna Wartha Ubud

Sasmitaning ngaurip puniki, mapan ewuh yen ora weruha, tan jumeneng ing uripe, akeh kang ngaku-aku, pangrasane sampun udani, tur durung wruh ing rasa, rasa kang satuhu, rasaning rasa punika, upayanen darapon sampurna ugi, ing kauripanira. (Serat Wulang Reh, I.2)

Artinya :

Pengetahuan hidup ini, orang tidak akan tahu jika tidak mau belajar, dalam kehidupan, banyak yang mengku-aku, merasa sudah berisi, namun tidak memahami kesejatian rasa, pengetahuan yang sempurna berada di lubuk hati adanya, upayakan mencari kesempurnaan, di dalam kehidupan ini.

Dari wejangan dalam Serat Wulang Reh ini, manusia dalam menjalani kehidupan hendaknya terus-menerus mengisi diri dengan berbagai pengetahuan, lebih-lebih pengetahuan yang mengantarakan menuju pemahaman esensi rasa. Jangan merasa diri sudah mengerti semuanya kemudian mengaku-aku paling pintar dan merasa paling benar.

Demikian pentingnya makna pengetahuan dalam serat Wulang Reh sebenarnya sejalan dengan ajaran Hindu. Hindu menempatkan pengetahuan sebagai mahkota kehidupan, kitab Slokantara menggariskan bahwa salah satu hal yang jangan sekali-kali ditunda adalah mengejar ilmu pengetahuan (kapetan ing widya).

Walaupun berkelimpahan materi, wajah yang tampan dan berasal dari keturunan yang terhormat, semuanya tidak berarti apabila tidak memiliki pengetahuan. Pengetahuan merupakan kekayaan berharga yang abadi dan dengan pengetahuan pula manusia tahu akan tujuan hidup yang sesungguhnya. Sebuah pergulatan dari awidya (gelapnya pikiran) menuju widya (terangnya pikiran).

Itu pula sebabnya mengapa Hindu sangat menghormati ilmu pengetahuan dan menghayatinya melalui pemujaan Dewi Saraswati pada saat hari raya Saraswati. Dengan harapan agar umat Hindu tiada henti-hentinya mengejar ilmu pengetahuan. Seperti halnya dalam naskah Rg Veda disebutkan : Maho Arnah Sarasvati pra cetayati ketuna, Dhiyo visy virajati, yang artinya ; Oh Sarasvati, sungai yang besar, Dia yang dengan cahayanya memberikan terang, dia menerangi setiap pikiran yang mulia.

Dalam realitas hidup ini tentu sering kita melihat orang menganggap dirinya paling pintar dan paling benar, berbicara banyak tanpa didasari sumber-sumber yang pasti, kemudian menyalahkan dan memvonis orang lain selalu salah. Rasa paling pintar dan benar sendiri seringkali menjerumuskan manusia menuju kehancuran, karena dengan merasa paling pintar maka ia tidak akan lagi bisa menerima pengetahuan lainnya dan rasa paling benar akan membuat seseorang tidak menerima kebenaran lainnya.

Rasa paling benar pula akan membuatnya tersisih dari kehidupan, terjebak dalam pemahaman dan keegoannya sendiri, terlibat dalam perdebatan yang melelahkan dan tidak bermanfaat. Apabila rasa ini terus hidup dalam dirinya, maka gesekan-gesekan dengan orang lain tidak akan bisa dihindari, pada akhirnya menimbulkan konflik-konflik dalam kehidupan.

Dalam konteks ini pula ajaran agama Hindu menganjurkan agar setiap umat mampu menjadi orang yang bijak denga ilmu pengetahuan (Krta widya). Setiap umat wajib untuk menuntut berbagai pengetahuan, lebih-lebih ajaran agama, namun dalam proses belajar hendaknya menghindari belenggu-belenggu ahamkara (keegoisan) yang menyebabkan diri merasa sudah paling pintar. Pengetahuan hendaknya di payungi dengan kebijaksanaan (wiweka), dengan begitu sepintar apapun diri kita akan lebih mengutamakan rasa rendah hati, tidak dimabukkan dengan kepintaran yang dimiliki.

Upacara penurunan bendera Merah Putih di Lap. Astina Ubud, serangkaian HUT Kemerdekaan RI yang ke- 72 dilaksanakan oleh paskibra kecamatan Ubud berlangsung lancar. Upacara dilaksanakan pada pukul 17.00 wita, dengan cuaca yang sedikit mendung. Bapak Drs. I Kadek Alit Wirawan, M.A.P selaku Camat Ubud memimpin berlangsungnya upacara, sedangkan yang menjadi komandan upacara adalah Bapak Pelda I Ketut Suastika dari satuan Koramil 1616 Ubud.

Upacara berlangsung sangat hikmat walaupun sempat terkendala waktu, karena undangan belum datang. Namun demikian suasana dan kondisi upacara sangat tertib yang diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak SD, SMP, SMA dan SMK begitu pula para guru dan pegawai di kecamatan Ubud.

Tidak terlepas dari tanggung jawab sebagai putra-putri bangsa yang cinta tanah air, semangat dan antusiasme siswa tercemin dari raut wajah keseriusan dalam sikap pada saat mengikuti jalannya upacara.

MERDEKA...! NKRI HARGA MATI

SAYA INDONESIA, SAYA PANCASILA

 

Dalam rangka peringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang jatuh pada hari ini Kamis, 17 Agustus 2017 diadakan acara kirab bendera di Monumen Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandhi, Renon - Denpasar. Bersama dengan Koramil Ubud yang mewakili Kecamatan Ubud siswa kelas X AP 1, 5, 8 ditunjuk berpartisipasi dalam kegiatan itu.

Sampai di Bajra Sandhi sekitar jam 09.30 siswa yang mengenakan pakaian adat semua diberi pengarahan teknis kegiatan oleh tim dari Koramil Ubud. Jam 11.50 acara dimulai dimana siswa sudah masing-masing mendapatkan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan pengarahan. Dengan membawa papan nama Kecamatan Ubud beserta nama desa yang ada di Ubud serta bendera dalam ukuran besar tim mengelilingi lapangan Bajra Sandhi Renon.

Ketika sampai di sekitar panggung utama, tim Kecamatan Ubud disapa dengan penuh sukacita oleh Bapak Wakil Gubernur Bali (Bapak Ketut Sudikerta) yang mengucapkan : "Selamat Datang Kecamatan Ubud" dengan penuh semangat. Setelah semua rangkaian acara selesai, sekitar jam 11.50 semua siswa bergegas untuk kembali ke sekolah bersama dengan tim dari Koramil Ubud.

DIRGAHAYU HUT KE-72 NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

MERDEKA

Dalam rangka memeriahkan semarak HUT Ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia, hari ini Minggu, 13 Agustus 2017 diselenggarakan jalan santai di Kecamatan Ubud yang diikuti oleh siswa sekolahan, pemuda-pemudi dan masyarakat umum. Dalam partisipasi itu di sekolah melibatkan guru, OSIS dan siswa kelas X. Jalan santai itu dimulai jam 07.00 dan dilepas oleh Bapak Camat Ubud. Jalan santai mengambil rute dengan start di lapangan Astina Ubud menuju Catus Pata Ubud, ke utara sampai jembatan yang menghubungkan wilayan Sambahan dengan Taman. Kemudian ke selatan langsung menuju ke lapangan Astina Ubud. Dalam acara tersebut oleh panitia juga sudah disediakan kupon berhadiah. Berbagai hadiah tersedia dari kenang-kenangan hingga sepeda motor. Antusiasme peserta jalan santai sangat tinggi, terlibat banyaknya peserta yang memadati lapangan. Setelah sampai di lapangan kembali, peserta jalan santai dimanjakan dengan berbagai jenis kuliner persembahan STT di wilayah Ubud yang dapat dinikmati sambil menunggu pengundian kupon berhadiah.

 

 

Visi Sekolah :

"Terdidik, Terampil dan Mandiri Berlandaskan Iman Serta Budaya yang Luhur"

 Motto :

"Dharmaning Widya Mahadika"

Mengutamakan Kewajiban Menuntut Ilmu Pengetahuan yang Berbudi Luhur

 

Misi Sekolah :

  1. Mengintegrasikan serta membudayakan TIK dalam pembelajaran dan seluruh kegiatan di sekolah
  2. Tumbuh dan berkembangnya sikap kewirausahaan setiap tamatan sebagai cerminan penguasaan kompetensi
  3. Meningkatkan intensitas dalam menjalin kerjasama dengan dunia usaha dan industri
  4. Optimalnya penguasaan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan
  5. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk magang di dunia industri secara berkesinambungan
  6. Membentuk sikap dan perilaku kreatif, inovatif dan saling menghargai
  7. Memperhatikan kebutuhan siswa yang dapat diukur dari tindakan dan prestasi siswa

Tujuan Sekolah :

  1. Menyiapkan tenaga terampil tingkat menengah dalam bidang pariwisata
  2. Terciptanya peserta didik sebagai manusia produktif yang mampu bekerja mandiri sesuai dengan kompetensinya
  3. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk dikembangkan dikemudian hari
  4. Dapat bersaing dalam merebut peluang kerja

Program Keahlian :

Akomodasi Perhotelan

Status : Terakreditasi A (Amat Baik)

Alamat :

Jln. Sanggingan, Campuhan, Ubud

Telp. / Fax (0361) 976351